Please Welcome, Studio! Aplikasi Pengelola Dashboard WordPress Resmi dari Automattic
- account_circle Dipta
- calendar_month Jum, 31 Mei 2024
- visibility 129
- comment 0 komentar

Masih suka ngoprek WordPress di komputer lokal atau laptop? Tentu saja ini kebiasaan kita yang sering buat konsep dulu sebelum dieksekusi ke live website, or kadang buat bikin sesuatu yang baru terkait WP, apakah itu plugin, theme, template, dan sebagainya.
Dengan jargon di web resminya Build Fast, Ship Faster with Studio, kayaknya aplikasi ini bakal didukung penuh sama Automattic, perusahaan milik Pak Matt Mullenweg yang telah membuat CMS WordPress.
Saya sendiri sudah download dan pasang di laptop kerja, ss dulu biar tidak dibilang hoax:
Kalau dilihat dari tampilannya, sudah mirip-mirip sama interface panel hosting aja, cuman kali ini kerjanya di lokal.
Build Fast, Ship Faster – Buat dengan Cepat, Kirimkan dengan Lebih Cepat
Masih ingat jaman tahun 2010 an waktu masih pakai komputer ala kadarnya untuk jalanin XAMPP dan nyobain bikin web di lokal pakai WordPress. Membuat 1 instalasi WP di komputer kala itu cukup memakan waktu. Mesti ngumpulin pernak-perniknya seperti: XAMPP sesuai versi PHP yang dibutuhkan, environment versi WP yang mau dipakai, dan juga manajemen folder di Windows Explorer yang pastinya bakal menumpuk kalau instalasi WP nya sudah cukup banyak.
Hey! Sudah 14 tahun berlalu dan sekarang waktunya mencoba aplikasi resmi untuk membangun web lokal, Studio!
Apa sih yang ditawarkan aplikasi Studio ini?
Mengutip dari laman resminya, di situ tertulis:
Meet Studio by WordPress.com—a fast, free way to develop locally with WordPress. Share your local sites with clients or colleagues and keep your local development process smooth and simple—with unbreakable infrastructure behind the scenes.
Klaim mereka sih ini bakalan jalan lebih cepat, shareable (bisa dibagikan), smooth, dan juga simpel. We’ll see then.
Kemarin-kemarin sebelum si Studio ini muncul, cukup banyak aplikasi serupa kayak Laragon, LocalWP, de el el. Lalu, apa aja keunggulan Studio ini?
Keep Building – We’ll Handle The Rest
Scroll sedikit ke bawah dari hero section laman web resminya, kita nemuin beberapa poin highlight keunggulan babang Studio ini sob. Kata dia, “Lanjutkan membangun, kami akan menangani sisanya.”
Sepintas lalu, saat menjalankan app Studio ini di gear ber-OS Windows saya (saya pakai Asus E1400A dengan procie core i3 gen 11, ram 8GB), Studio bisa berjalan dengan lancar tanpa kendala. Walau sebenarnya, saya masih belum explore lebih jauh kayak gimana performa Studio kalau sudah dipaksa nge-build yang lumayan kompleks. Semoga bisa saya update di sini ke depannya ya.
Berikut ini poin istimewa yang disorot oleh Studio:
1. Demo sites
Kita bakal dikasih fitur yang mempermudah membuat web demo dan ditunjukkan ke klien. Sampai membandingkan sama tunnel Ngrok segala sob.
2. Superfast WordPress installation
Berapa banyak instalasi WP di komputer lokalmu? Mungkin 1, 2, atau 10? Tapi buat developer WP garis keras, keknya bakal puluhan atau bahkan ratusan instalasi WP yang dibutuhkan. Kok bisa? Ya iyalah, namanya develop tentu butuh banyak environment WP terpasang supaya coding yang dibuat bisa lebih terlokalisasi dan relevan dengan sistem yang sedang dibangun. Kira-kira, bakal muat berapa instalasi ya si Studio ini?
3. Dependency-free building
Si Studio bilang, kita bisa membuat web WP yang ringan dan tangguh tanpa memerlukan pemasangan app pihak ketiga seperti NGINX, Docker, Apache, ataupun MySQL. Eits, lagi nyenggol siapa nih? Btw saya sendiri masih ngulik ya, apakah Studio ini akan se-fleksibel para pendahulunya?
4. One-click admin
Asik nggak tuh, bikin instalasi WP tanpa perlu ingat password nya? Tinggal klik saja, dan kamu sudah masuk ke dashboard. Shortcut banget dan memang bakal membuat kita semangat untuk login, karena di antara musibah bikin instalasi lokal adalah seringnya kita lupa password untuk login. Atau mungkin cuma saya ya?
5. Open your site anywhere
Menyunting file WP pakai apa saja! Optimis banget nantinya saya masih bisa ngoprek live-code pakai VS Code dan teman-temannya.
6. Built by the biggest contributor to WordPress core
Ini kayaknya spesial banget deh, jadi yang develop app Studio ini mengikutsertakan 109 lebih kontributor aktif yang membangun core CMS WordPress. Voila! Berharap aja ini bakalan disupport sampai akhir, supaya kontribusi mereka tidak sia-sia.
Kesimpulan
Eniwei, saya sendiri masih menjajal dan menyiksa app satu ini bisa seberapa tangguh. Cuma kalau dari penglihatan sementara saya, fiturnya sudah sangat maju dan easy to use.
Buat kamu yang penasaran pengin nyobain, silakan mendarat ke halaman resminya DI SINI.
Sampai ketemu di update kami selanjutnya ya.
Penulis Dipta
Menulis banyak hal tentang dunia desain, website, coding, freelance, dan kreativitas. Belajar berbagi sambil menawarkan produk afiliasi. Gas!




Saat ini belum ada komentar