Tips Membeli Laptop Bekas (Second)
- account_circle Dipta
- calendar_month Jum, 9 Feb 2024
- visibility 76
- comment 0 komentar

Budget terbatas bukanlah hal baru di jaman belakangan ini. Selain pendapatan yang pas-pasan, tentunya kebutuhan makan sehari-hari untuk istri dan anak-anak harus jadi prioritas.
Alat elektronik semisal laptop, bisa dibilang menjadi kebutuhan primer bagi orang yang bekerja kantoran, WFA, atau pekerja dari rumah seperti saya. Walaupun waktu kerja saya lebih banyak di rumah, saya lebih memilih laptop dari pada komputer desktop. Alasan utamanya adalah beban listrik yang besar kalau harus menyalakan power supply ratusan watt setiap kali memakainya. Nantinya, berujung juga di urusan budget listrik yang harus dihemat.
Okeh, di sini saya ingin berbagi tips untuk membeli laptop yang sesuai kebutuhan. Karena walaupun budget kita terbatas, ternyata masih bisa dimaksimalkan kalau kita tahu cara membeli laptop bekas di dunia maya:
1. Tentukan kebutuhan Anda: utama, sekunder, dan tersier.
Seorang pelajar SMA tentu berbeda kebutuhannya dengan seorang pekerja kantoran. Sekedar mengetik, edit power point, atau membaca pdf sebenarnya cukup dengan spesifikasi hardware menengah ke bawah.
2. Riset pasar dan cari review. Sangat disarankan tanya ke user laptop yang kita incar.
3. Definisikan budget. Jangan kendor cari yang harga murah jika kebutuhan utama tidak tercapai.
4. Cari laptop mint-condition. Caranya: cari di marketplace, FB, dll.
5. Periksa garansi produk, kelayakan produk, dan semua fungsi unit laptop.
6. Sepele tapi penting: tas laptop, dus n book, nota pembelian awal.
7. Tes unit dengan: sentinel, vga, speaker, software pendukung kerja kita.
8. Dahulukan menabung, katakan no pada paylater ya.
Penulis Dipta
Menulis banyak hal tentang dunia desain, website, coding, freelance, dan kreativitas. Belajar berbagi sambil menawarkan produk afiliasi. Gas!


Saat ini belum ada komentar